Jangan Pake Booster/Ampli Dooonk…!

Ini ada artikel bagus saya ambil sumbernya dari forum RT/RW-Net dan kayanya harus disebarluaskan biar pada tahu… kalo yang nyari sesuap nasi bukan cuma yang pake booster doang… (sebelumnya maaf kalo tulisannya agak ksr) monggo dibaca… D

KEBODOHAN-KEBODOHAN YANG MENDASARI PENGGUNAAN BOOSTER
By Pudjo Mulyono 
 
Bp Pujo Mulyono ini adalah seorang aktivis dan pemerhati masalah IT khususnya dunia wireless dan networking dari Malang. Beliau punya opini bahwa penggunaan Booster adalah solusi yang bodoh, kenapa demikian? Simak yukkkk!!!! 
 
Analogi 
 
komunikasi radio, khususnya wifi, nggak ada bedanya dengan kita berkomunikasi sesama manusia dalam kehidupan sosial yang sebenarnya. untuk berbicara diperlukan mulut (tx power + antena gain), untuk mendengar diperlukan telinga (rx sense + antena gain). 

ukuran mulut dan ukuran telinga sama dgn Antena gain intensitas suara yang keluar dari mulut sama dengan tx power kepekaan suara yg ditelinga sama dgn rx sense 
 
Masalah dan Solusi
 
Masalah real 1 : banyak halangan Line Of Sight sehingga intensitas sinyal diterima menjadi lemah, solusi bodoh PASANG BOOSTER!
Solusi real 1 : Buatlah tower sehingga halangan Line of Sight bisa diminimalisir, sehingga komunikasi bisa lancar 
 
Analogi 1 : anda berbicara dengan tetangga sebelah rumah, tapi nggak mau keluar ruangan dan memilih teriak-teriak dari dalam kamar, jika lawan bicara anda juga berada dalam kamar dan memilih teriak-teriak juga, apakah tidak membuat tetangga terganggu? tetangga yang marah bisa saja mendatangi anda sambil menghadiahkan bogem mentah. tentu akan lebih baik jika anda melongok melalui jendela dan berbicara dengan tetangga sama sama dari jendela bukan?
 
Masalah Real 2
 ==============
Signal wifi diterima cukup bagus, tetapi komunikasi data rusak, hal ini disebabkan interferensi yang terlalu tinggi sehingga signal milik banyak pemain wifi saling tumpang tindih, saling injak, mirip dengan istilah “jamming atau “jim jiman yang digunakan para Breaker di ORARI. Solusi Bodoh, PASANG BOOSTER! karena punya anggapan bodoh bahwa siapa yang paling kuat sinyalnya dia lah yang akan menang.
 
Solusi Real 2
==============
Tumpang tindihnya signal wifi bisa diminimalisir dengan cara merubah polarisasi antena. terdapat empat polarisasi antena yang bisa digunakan yaitu : vertikal, horisontal, miring 45 derajat (kiri) dan miring 45 derajat (kanan). Dan carilah channel wifi yang paling bersih memalui uji traffic di setiap channel, pilihlah yang bisa dilalui traffic data paling besar dengan packet loss paling rendah.
 
Masalah Real 3
==============
Hotspot user semakain bertambah (mekar) dan beberapa user lama mulai drop sinyalnya, dari semula sinyal strength/quality diterima bagus menjadi turun 10-50%, pindah pindah channel pun tidak mengatasi masalah, user mulai komplen dah, yang punya hotspot jadi puyeng dan mengambil solusi bodoh PASANG BOOSTER!

Solusi Real 3
==============
memang benar, bahwa seiring bertambahnya waktu dan bertambahnya user akan ada penurunan signal strength dan signal quality, selain karena disebabkan penambahan client juga disebabkan semakin banyak pemakai wifi. solusinya yang tepat adalah mengunakan 3x sectoral 120 derajat dengan 3 access point yg bekerja pada ch 1,6,11. dengan penggunaan sectoral akan memperkuat jangkauan (otomatis signal strentg/quality juga naik), atau mulai memindahkan dedicated user ke dari semula PTMP menjadi PTP

Masalah Real 4
===============
User terlalu banyak, channel yang tersedia di 2.4 terlalu sedikit, hampir atau bahkan semua channel sudah dipakai (faktanya hanya 3-4 channel yg bener2 tdk saling mengganggu, yang lain semua overlapping frekuensinya) sehingga interferensi di tower sendiri pun banyak. Solusi bodohnya : Beberapa pelanggan yang mengeluhkan gangguan link dicoba diatasi dengan memasang booster!

Solusi real 4
=============
Bermodalkan GPS kita bisa mendapatkan data mengenai : koordinat lokasi pelanggan dan jarak dari tower NOC. Lalu bikin tabel user yang isinya : nama user, derajat (jika ditembak dgn kompas), jarak dari tower, channel yg digunakan, bandwith yang dialokasikan. Lalu kita bikin diagram berbentuk lingkaran, dengan titik pusat lingkaran adalah Tower, bikin kontur lingkaran untuk jarak, misal 1km, 2km, 3km dst… lalu dengan menggunakan busur kita petakan lokasi user dan ditarik garis dari titik pusat. Gunakan warna-warna yang berbeda untuk membedakan user pada garis yang hampir berhimpitan. Nah, dari diagram tersebut kita bisa tahu kepadatan user dan signal beamnya. berdasarkan diagram tersebut kita bisa melakukan langkah-langkah untuk melakukan tindakan :

1. User yang arahnya sama, jika menggunakan PTP bisa digabung menjadi satu, khususnya jika bandwithnya tidak terlalu besar, maka bisa digabungkan dalam satu Access Point
2. sesuai no.1 jika user tersebut memerlukan bandwith yg besar dan masing-masing tetap menggunakan PTP maka pilihlah channel yang tdk saling overlapping
3. sesuai no.2 jika menggunakan ch yg saling overlapping, maka gunakan polarisasi antena ptp yang berbeda utk meminimalkan interferensi.
4. user yang arahnya saling bertolak belakan 180 derajat jangan menggunakan channel yg sama/overlapping
5. sesuai no.4 jika terpaksa overlapping maka gunakan polarisasi antena yang berbeda
6. prioritaskan user yang memerlukan bandwith besar (misal 512kbps) dari gangguan interferensi dengan cara membebaskan channel dari digunakan user lain di tower yg sama.
7. gabungkan user-user kecil dalam satu acess point, jika beamnya berhimpitan, maka gunakan antena grid, tapi jika beamnya cukup lebar maka gunakan antena sectoral.

Masalah
=======
anda pusing, salah satu client anda bermasalah, dari sejak awal instalasi selalu saja ada packet loss, latency gede, padahal signal bagus, tapi data lewat rusak. ada apa gerangan? karena sdh kehabisan cara, anda ambil solusi bodoh pasang booster dengan harapan masalah bisa diselesaikan.

solusi
=======
coba anda perhatikan di sisi client, adakah medan listrik/elektromagnetik yang cukup besar? apakah client anda lokasinya berdekatan dgn Saluran Listrik tegangan Tinggi? apakah monitor komputer di tempat pelanggan anda bergoyang? Data akan mengalami distorsi cukup hebat jika terjadi interferensi dari medan listrik. jangankan signal radio, packet data lewat kabel UTP saja bisa rusak! Khusus untuk peralatan radio yang ditempatkan berdekatan dgn medan listrik tinggi, lakukan hal sebagai berikut :

1. groundingkan tower
2. gunakan box logam yg tergrounding dengan baik (terhubung ke tower yg sdh ada ground-nya)
3. jika tower/box tdk punya ground, bungkus radio dengan aluminium foil dan sambungkan dengan body konektor pada radio wifi anda.
4. gunakan kabel STP (jangan UTP) untuk meredam interferensi pada kabel
5. untuk tower yang tidak diground (grounding penangkal petir ada, tapi terisolasi dengan tower) maka sambungkan tower anda dengan ground. biasaya tower yang dibikin di ruko tdk digrounding dengan baik. khusus utk meredam gangguan medan listrik di peralatan komputer dalam ruangan lakukan langkah sbb :

1. pasang shield di sisi bangunan yang menghadap dengan kabel listrik tegangan tinggi. shield disini berbentuk sangkar/jeruji yang digroundkan untuk meredam gangguan medan listrik pada gedung
2. gunakan atap seng yang digroundkan, fungsinya utk shield juga attention buat yg mau buka warnet/kantor yang berbasis pada teknologi IT : hindari bangunan yang berdekatan langsung dengan Saluran Tegangan Tinggi



%d blogger menyukai ini: