Top 10 Wi-Fi Boosts – Tweaks and Apps (10 Modifikasi Hotspot Terbaik)

No doubt you’ve got a home wireless network or you’ve connected to hotspots at the local coffee shop or airport—but are you getting the most out of your Wi-Fi? Whether you want to strengthen, extend, bridge, secure, sniff, detect, or obscure your signal, today we’ve got our top 10 best Wi-Fi utilities and tweaks for the power wireless user.

Apakah anda sudah memaksimalkan wi-fi anda? Apakah anda mau memperkuat, memperjauh, mengamankan, mendeteksi, atau menyembunyikan sinyal wi-fi anda, inilah 10 utility dan modifikasi terbaik untuk pemakai nirkabel kuat.

10. Improve Coverage with Better Placement / Tingkatkan Jangkauan wi-fi dengan penempatan yang lebih baik

While there are several software and hardware hacks for boosting your Wi-Fi signal (see below), there are also a few simple adjustments you can make to an unmodded access point to get the best coverage. The NY Times says:

  • Place the base station centrally on an upper floor, or atop furniture, because radio waves spread best laterally and down
  • Reception will be better if the signal does not have to travel at steep angles and if it doesn’t have to go through thick walls, mirrors, fish tanks or anything metal
  • Place wireless network components far from other devices in the house that can cause interference, like cordless phones, microwave ovens, baby monitors or halogen lamps
  • Change the default signal channel (usually set to 6) to avoid interference with neighbors’ network devices

Walaupun ada beberapa perangkat lunak maupun keras untuk memperkuat sinyal wi-fi, ada juga beberapa hal sederhana yang dapat anda gunakan untuk mendapatkan jangkauan maksimal dari access point (AP) anda. NY Times mengatakan:

  • Tempatkan access point anda di tengah lantai teratas, di atas sebuah perabot karena gelombang radio menyebar dengan baik ke arah bawah
  • Penerimaan gelombang akan lebih baik apabila sinyal tidak perlu menyebar dengan sudut yang besar, melalui tembok tebal, kaca, akuarium atau apapun logam
  • Tempatkan komponen nirkabel jauh dari alat-alat lain yang menyebabkan interferensi seperti telepon nirkabel, microwave dan lampu halogen
  • Ubah channel sinyal default dari AP anda (biasanya 6) untuk menghindari interferensi dengan AP milik tetangga

9. Extend Your Signal with a Repeater or Wire It With a Bridge / Tingkatkan jangkauan sinyal dengan sebuah repeater

Still not getting enough bars in the basement? Have to perch yourself on the windowsill to get a usable signal from your neighbors? Get yourself a wireless signal repeater (or turn your own router into one) to extend your coverage even further.
For those of you with wired devices far from the access point who need a little connection love, a wireless bridge (sometimes called an Ethernet converter) can be used to convert your wireless signal and provide a few plugs for wired devices (like your media center in the living room.)

Tetap tidak mendapatkan sinyal yang baik di basement? Harus menempatkan laptop anda di jendela untuk mendapatkan sinyal yang baik dari tetangga anda? Belilah sebuah repeater untuk wi-fi (atau ubah router anda sendiri menjadi repeater) untuk meningkatkan jangkauan AP.
Untuk anda yang menggunakan jaringan kabel jauh dari AP, sebuah wireless bridge (terkadang disebut konverter Ethernet) dapat digunakan untuk mengkonversi sinyal nirkabel dan menyediakan beberapa koneksi untuk jaringan ethernet.

8. Sniff Packet Data with Wireshark / Tangkap data dengan Wireshark

On a wireless network and want to take a peek at some of the data passing through the air? Previously mentioned Wireshark (formerly Ethereal) is a handy packet sniffer for those of you interested in seeing the nitty gritty on your wireless network, as shown:

Anda ingin mengintip data-data yang melewati jaringan nirkabel anda? Anda dapat menggunakan Wireshark (sebelumnya bernama Ethereal) yang merupakan sebuah packet sniffer untuk melihat detil di jaringan nirkabel anda.

7. Enable WPA Encryption / Gunakan enkripsi WPA

Wi-Fi security isn’t very secure at all, but if your access point is more secure than others, evil-doing crackers are more likely to move on. In the spirit of “best of what’s offered” security, most wireless access points are set to use WEP encryption to password their connections, but WPA (supported on most modern routers and computers) is less easy to crack than WEP. To switch to WPA, on your access point’s administration page, change the security level and set your WPA passphrase to something long and difficult to crack.

Sekuriti yang diberikan oleh jaringan nirkabel sama sekali tidak memadai, akan tetapi apabila AP anda lebih aman dari yang lain, para cracker jahat lebih berkemungkinan untuk tidak menyentuh jaringan anda. Kebanyakan AP menggunakan enkripsi WEP untuk mencegah dipakainya jaringan nirkabel untuk dipakai oleh yang tidak berwenang, akan tetapi WPA memberikan perlindungan yang jauh lebih baik. Untuk menggunakan WPA, di halaman administrasi situs anda, ubah cara enkripsi dan pakailah sebuah kata kunci yang panjang dan sulit ditebak.


6. Limit MAC addresses / Batasi MAC address

Along the same lines, you can limit exactly what devices can connect to your wireless network by creating a device access list of MAC addresses. (A Media Access Control address is a unique identifier for networked devices like laptops, phones, repeaters, etc.) Head on into your access point’s configuration screen to set what MAC addresses can use it (like, say, all the computers in your house).

Anda dapat membatasi alat-alat apa saja yang masuk ke jaringan nirkabel anda dengan membuat sebuah daftar MAC address yang diperbolehkan untuk mengakses jaringan anda. (Media Access Control address adalah sebuah identifikasi unik untuk semua alat seperti laptop, ponsel, repeater dll). Bukalah layar konfigurasi AP anda dan masukkan daftar MAC address yang diperbolehkan menggunakan jaringan nirkabel anda (contohnya, semua komputer di rumah anda).

5. Stop Broadcasting Your Network’s Name / Berhenti broadcast nama jaringan anda

Don’t want to advertise your network in the surrounding area? Turn off SSID broadcasting, which will keep regular old laptops and other devices from listing your network as one of the detected options. To do so, in your access point’s administration page, uncheck “Enable SSID Broadcast.”
Like the other security measures mentioned above, just because SSID broadcasting is off, it won’t prevent users with the right software from seeing your access point—just users with default wireless detection their computers. Speaking of the right software…

Tidak mau mempromosikan jaringan anda di daerah sekitar anda? Matikan SSID broadcasting yang akan mencegah laptop tua biasa dan alat-alat lain dari mendeteksi AP anda.
Seperti beberapa opsi sekuriti di atas, hal ini tidak akan mencegah pemakai dengan aplikasi yang tepat untuk melihat AP anda, hanya pemakai dengan aplikasi-aplikasi yang tepat di komputer mereka yang dapat mendeteksi AP anda

4. Detect Networks with NetStumbler / Deteksi jaringan dengan NetStumbler
 The excellent free NetStumbler software for Windows will detect all the wireless networks in your area, whether or not the SSID is broadcasted, whether or not they’re passworded and how strong the signal is. Great for war-driving or internet cafe hunting, Mac users should check out MacStumbler.
 Aplikasi NetStumbler yang gratis dan bagus untuk Windows akan mendeteksi semua jaringan nirkabel di area anda, termasuk jaringan-jaringan yang tidak menggunakan SSID broadcasting, tidak peduli apakan mereka diberi password dan seberapa lemah sinyalnya.

3. Share Your Computer’s Wired Connection Wirelessly / Berbagi jaringan komputer anda secara nirkabel

In a hotel room with one Ethernet jack and two laptops? Plug one computer in and have it share the internet connection wirelessly with the other. Here’s how to share a wired internet connection with other computers wirelessly.

Berada di sebuah kamar hotel dengan sebuah koneksi internet dan dua laptop? Sambungkan sebuah laptop dan gunakan komputer terseut untuk berbagi koneksi internet dengan dua komputer secara nirkabel. Inilah caranya.

2. Boost Your Signal with Tinfoil / Perkuat sinyal anda dengan sebuah kertas tinfoil
 If high placement isn’t getting your signal as far as you’d like, break out the Reynold’s wrap. This video shows how a little tinfoil fashioned into a “Windsurfer” parabola can increase your signal strength several decibels.
Apabila lokasi tinggi tetap tidak memberikan kekuatan sinyal yang memadai, video ini memperlihatkan bagaimana cara membuat tinfoil yang dibuat menjadi sebuah parabole “Windsurfer” untuk memperkuat sinyal wi-fi anda.

1. Unlock Your Wi-Fi Router’s Capabilities with the DD-WRT Firmware / Tingkatkan kemampuan router wi-fi anda dengan firmware DD-WRT

Boost your signal, throttle bandwidth for certain applications, turn your regular old router into a signal repeater and more by installing the fabulous Linux-based DD-WRT firmware which unlocks tons of configuration options on your Wi-Fi router. Here’s how to upgrade your router with the DD-WRT firmware.

Perkuat sinyal, atur pemakaian bandwidth untuk aplikasi-aplikasi tertentu, ubah router tua anda menjadi sebuah repeater dan lebih lagi dengan menginstal firmware berbasis Linux DD-WRT yang dapat memberikan banyak opsi konfigurasi baru untuk router nirkabel anda. Ikuti instruksi ini.

Sumber : googling



  • RSS sumber detikinet

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS sumber vivanews

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS sumber okezone

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • nGelink

  • Blog Stats

    • 121,893 hits

%d blogger menyukai ini: