Mainboard Gigabyte GA-P35-DQ6 DDR2 Intel® P35 + ICH9R Chipset

Processor : 

  1. Supports Intel® Core™2 Extreme Quad-Core / Core 2 Duo / Intel Pentium Extreme/ Inte Pentium D processors
  2. Supports1333/1066/800 MHz FSB

Chipset : 

  1. Northbridge: Intel P35 Express Chipset
  2. Southbridge: Intel ICH9R
  3. T.I IEEE 1394 Controller
  4. Gigabit Lan Controller
  5. 8 Channels ALC889A Audio controller

Memory : 

  1. Supports DDR2 1066*/800/667/533 memory
  2. Dual Channel architecture supports up to 8GB by 4 DIMM slots

Expansion Slots : 

  1. 2 PCI Express X16 slot(x16, x4)
  2. 3 PCI Express X1 slots
  3. 2 PCI slots

Form Factor : ATX form factor, 305 x 244mm

Internal I/O Connectors : 

  1. 8 Serial ATA 3Gb/s connectors
  2. 1 UDMA ATA 133/100/66/33 connector
  3. 1 FDD connector
  4. 2 IEEE 1394 connectors
  5. 4 USB 2.0/1.1 connectors (supports 8 ports)
  6. 1 audio pin header (supports 8-Channel)
  7. 1 TPM pin header
  8. 1 S/PDIF In pin header

Rear Panel I/O : 

  1. 4 USB 2.0/1.1 ports
  2. 2 SPDIF Out port (coaxial+ optical)
  3. 1 IEEE 1394 port
  4. 1 LPT Port
  5. 1 COM Port
  6. 1 RJ45 port
  7. 6 audio jacks
  8. PS/2 Keyboard/Mouse

BIOS : 

  1. Supports Quad BIOS
  2. 2 x 8 Mbit flash ROM
  3. Use of licensed AWARD BIOS
  4. PnP 1.0a, DMI 2.0, SM BIOS 2.3, ACPI 1.0b.

Other Features : 

  1. Ultra Durable 2 Motherboard
  2. All Copper Silent Pipe and Crazy Cool
  3. All Japanese manufactured solid capacitors with SMD (Surface Mount Device)
  4. Over-clocking Enhanced

Remark : 

  1. Due to different Linux support condition provided by chipset vendors, please download Linux driver from chipset vendors’ website or 3rd party website.
  2. Due to most hardware/software vendors no longer offer support for Win9X/ME. If some vendors still has Win9X/ME drivers available, we will publish on website.
  3. Duo to chipset limitation, Intel ICH9R RAID driver does not support Windows 2000 operating system.

Gigabyte GA-P35-DQ6

Supports Intel® Core™ 2 multi-core and upcoming 45nm processors
Supports DDR2 1066* memory for outstanding system performance.
Ultimate graphics performance with dual PCI-E x16 interface
Integrated SATA 3Gb/s with RAID function
Features high speed Gigabit Ethernet and IEEE1394
Ultra Durable 2 motherboard features High Quality CPU Power design with Ferrite core chokes, Low RDS (on) MOSFET and Solid Capacitors.
Durable Capacitors that take advantage of Japanese manufactured SMD (Surface Mount Device) solid capacitors for enhanced system durability.
All New Copper SILENT-PIPE that includes heat sinks covering MOSFET modules, the north bridge and the south bridge.
Audio controller from ALC 889A codec and DTS Connect, featuring 106 dB Signal to Noise ratio and supporting for both Blu-ray and HD DVD formats.

   

Board

Seperti dikutip dari obengware.com, Gigabyte GA-P35-DQ6 kelas premium dengan code DQ6 memiliki standar 12 phase power. Berbeda dari seri P965, Gigabyte GA-P35-DQ6 dipersiapkan untuk procesor terbaru dari Intel Penryn. Selain dapat mengunakan procesor 45nm Penryn, Gigabyte GA-P35-DQ6 memiliki kestabilan kinerja pada sistem 1333Mhz native.

Perlengkapan Gigabyte GA-P35-DQ6

Perlengkapan atau asesoris Gigabyte GA-P35-DQ6 tidak perubahan dibandingkan seri sebelumnya dari P965-DQ6 kelas high end. Gigabyte GA-P35-DQ6 menyediakan fitur lebih banyak untuk eSATA dan USB port.

Untuk paket Gigabyte GA-P35-DQ6 sengaja ditambahkan perlengkapan eSATA yang akan menjadi standar baru untuk storage external. Pemakai Gigabyte GA-P35-DQ6 dapat mengunakan external SATA harddisk langsung yang terhubung pada panel belakang board

 

Bagian panel belakang board

panelblkngDibagian belakang panel Gigabyte GA-P35-DQ6 ditempatkan seluruh koneksi perangkat utama. 4 USB port, audio jack , optic dan analog output dan firewire ditempatkan dibagian tersebut.

Bagian dalam Gigabyte GA-P35-DQ6, tersisa 6 port SATA dengan 1 channel PATA. Pemakai Gigabyte GA-P35-DQ6 masih diijinkan mengunakan device PATA seperti harddisk tipe lama dan DVD drive. Untuk USB ditempatkan 4 port pada board sebagai tambahan port. Untuk power fan disediakan 3 tambahan jack power ditambah 1 power untuk fan procesor.

 

Gigabyte GA-P35-DQ6 sementara dapat mengunakan sistem Crossfire dari AMD/ATI. Pada bagian PCIe 16x terdapat 2 slot VGA.

 

Teknologi dari Realtek 889A pada sistem audio

Gigabyte GA-P35-DQ6 dengan teknologi sound card dari Realtek 889A dengan teknologi HD audio serta 8-1 channel sound card atau disebut juga sebagai 7-1+2 channel high definition output . Sistem dari chip 889A nantinya dapat digunakan untuk sistem tata suara HD DVD dan Blu-ray serta sistem audio bagi Windows Vista.

BIOS Gigabyte GA-P35-DQ6

Pengaturan sistem board untuk Gigabyte GA-P35-DQ6 dapat diatur dengan sistem BIOS setup. FSB procesor, multiplier memory dan procesor , tweak VGA, kecepatan PCIe dan kecepatan memory terdapat pada sistem BIOS. Untuk FSB procesor pada Gigabyte GA-P35-DQ6 sama seperti tipe P965-DQ6 dengan peak speed 700Mhz.

Bila anda ingin melakukan overclocking dengan Gigabyte GA-P35-DQ6 cukup disetup pada setting auto karena lebih memudahkan. Untuk tweak FSB procesor dari 266Mhz dapat lansung dipacu mencapai 333Mhz atau bahkan 366Mhz dengan mengandalkan setting auto. Bila kecepatan yang ingin didapat lebih tinggi lagi, sebaiknya memilih untuk mengunakan setting manual pada BIOS.

Perbedaan dari Gigabyte GA-P35-DQ6 dengan model lebih rendah terletak pada sistem multiplier memory. Gigabyte GA-P35-DQ6 memiliki pilihan dengan rentang sedikit lebih besar dari setting multiplier memory 2X sampai 4X. Gigabyte GA-P35-DQ6 akan memudahkan bagi mereka yang ingin meng-upgrade computer tetapi masih ingin mempertahankan memory berkecepatan rendah. Atau pilihan tertinggi dengan speed mutliplier 4X, maka anda dapat memacu memory diatas kecepatan 1066Mhz dengan DDR PC8500.

Gigabyte GA-P35-DQ6 dapat melakukan tweak secara otomatis bila hardware yang dipasangkan memiliki performa tinggi. Pilihan pada Performance Enhance dapat meningkatkan performa mainboard dengan setup Turbo atau Extreme. Tetapi untuk setting tweak ini diperluhkan hardware premium untuk mengimbangi kinerja mainboard.

         

Gigabyte GA-P35-DQ6 menyediakan penyimpan setting BIOS. Misalnya anda memerlukan setup 2 atau 3 setup berbeda dengan konfigurasi hardware yang sama. Ketika memasuki BIOS anda dapat memanggil setup BIOS yang anda simpan. Misalnya 2 buah setup untuk pilihan computer dengan low power dengan low speed ketika anda ingin menghemat power atau mengunakan setting high pada BIOS untuk meningkatkan performa tertinggi pada aplikasi game. Setup BIOS yang anda buat dapat disimpan lalu tinggal memanggil kembali ketika computer start.

 

 

 
Teknologi Cooling SIlent-Pipe

Gigabyte GA-P35-DQ6 sedikit merubah sistem cooling pada board. Dengan sistem Silent-pipe dengan standar Ultra-Durable 2. Sistem cooling terbaru diharapkan mampu menekan panas sehingga membuat board memiliki umur lebih panjang walaupun dengan beban kerja berat.

Pada bagian panel bawah sudah dibuatkan heatsink berbeda dari model sebelumnya dengan standar Grazy-Cool. 2 Heatsink tambahan ditempatkan pada bagian chip-set north-bridge dan south bridge seperti gambar dibawah ini. Dengan tambahan heatsink dibagian bawah mainboard, panas chip-set dan procesor dapat ditekan sampai 15% dibandingkan mainboard tanpa plat pendingin tambahan.

Gigabyte GA-P35-DQ6 mengunakan sistem cooling dengan tranfer panas heat-pipe. Panas dari komponen terpanas seperti chip-set dan Mosfet didinginkan bersama pada sistem Silent Pipe tersebut. Disain pendingin Gigabyte GA-P35-DQ6 mencoba memaksimalkan sistem pendingin dari komponen yang mengalami panas terbesar.

Sistem pendingin Silent Pipe saling terhubung dan menyatukan seluruh heatsink serta komponen tranfer panas heat-pipe kedalam satu sistem pendingin. Gigabyte GA-P35-DQ6 tidak mengunakan fan untuk pendingin mainboard dan mengandalkan heatsink yang dibuat lebih besar untuk sistem pendingin mainboard

Bila dilihat lebih detail, Gigabyte GA-P35-DQ6 menempatkan komponen heatsink utama pada chip-set yang terhubung dengan 2 heat- pipe ke bagian heatsink terbesar. Seluruh sistem pendingin heatsink nantinya akan mengalami tranfer panas dan menyebar dengan penghubung heat-pipe didalam sistem. Seluruh fin dari sistem pendingin Gigabyte GA-P35-DQ6 tidak lagi mengunakan material aluminium, melainkan bahan full tembaga agar penyerapan panas lebih maksimal.

Gigabyte menempatkan 2 komponen penting agar mainboard lebih hemat mengunakan power. Pertama pada bagian Mosfet dengan komponen Low Rds(on), komponen tersebut selain lebih hemat power juga keuntungan lain dengan tingkat panas lebih rendah dibanding Mosfet standar. Komponen kedua adalah Ferrite Core Choke, bentuk kotak hitam sebagai coil penghantar power mengunakan komponen lower EMI serta menekan hilangnya power agar lebih efisien. Disamping komponen solid capasitor dengan daya tahan pada aistem baru tersebut mencapai 16X dibandingkan mainboard standard dan 6X dibanding pemakaian solid capasitor pada mainboard premium..

          

Dibawah ini adalah detail gambar Gigabyte GA-P35-DQ6 dengan heatsink utama. Seluruh panas nantinya akan terpusat pada bagian chip-set NB atau chip-set utama. Heatsink terbesar nantinya dapat melepas panas atau menerima panas dari tranfer heat-pipe dari SB chip-set dan panas. Kinerja pendingin mainboard Gigabyte GA-P35-DQ6 cukup unik, selain seluruh sistem terhubung dengan adanya tranfer thermal panas dari heat-pipe. Panas dari masing masing komponen nantinya dapat saling mengimbangi. Misalnya Gigabyte GA-P35-DQ6 masih mengunakan procesor jenis 65W seperti Core 2 Duo, maka komponen terpanas bukan berada pada procesor melainkan komponen lain seperti chip-set dan chip Mosfet. Sedangkan bagian Mosfet sebagai supply power tidak akan mengalami beban terlaltu tinggi dan panas pada komponen tidak terlalu besar. Dengan adanya tranfer panas, maka panas dapat mengalir dari chip-set heatsink ke bagian heatsink mosfet. Sehingga proses pendinginan akan terbantu dengan adanya pengiriman panas ke bagian yang tidak terlalu panas dari chip-set heatsink ke mosfet heatsink.

Dibawah ini adalah test dengan Gigabyte GA-P35-DQ6 untuk sistem thermal panas tanpa mengunakan fan dengan open case. Panas pada chip-set utama dibagian tengah hanya mencapai 60 deg.C, sedangkan bagian mosfet yang diwakili oleh 2 heatsink pendingin akan mengalami panas antara 50 deg.C. Artinya panas dari chip-set yang terhubung dengan heat-pipe akan mengalir kebagian heatsink mosfet untuk dibantu mendinginkan ketika pada pada chip mosfet tidak menghasilkan panas terlalu besar.

 

 
Test bed
  • CPU : Intel Core 2 Duo E6600 @ 3.3Ghz
  • Heatsink : Corsair Nautilis 500
  • Memory : Corsair PC8500 1GB (install pair)
  • VGA : PixelView GeForce 7950GT
  • Power : Antec Neo HE 550
  • Harddisk : Hitachi 250B SATA, Seagate 80GB ATA data

Pengujian dengan E6600 Core 2 Duo 2.4 Ghz @ 3.3Ghz

Untuk pengujian kali ini hanya dilakukan dengan stock heatsink fan. Setup yang dilakukan untuk overclock mengunakan : FSB 266Mhz sebagai default speed E6600 2.4Ghz, FSB 333 untuk overclock 3Ghz dan 366Mhz untuk overclock 3.3Ghz. Pada kecepatan overclock, test dilakukan dengan setup BIOS auto tanpa penambahan overvoltage pada Vcore. Kecepatan memory juga disesuikan dengan kemampuan Corsair PC2-8500 pada 1066Mhz.

Dibawah ini adalah hasil test dari procesor Core 2 Duo E6600 2.4Ghz @ 3.0Ghz dan 3.3Ghz

          

         

Saran bagi mereka yang ingin mengunakan Gigabyte GA-P35-DQ6 dengan sistem overclock adalah memakai speed memory terbaik. Gunakan memory DDR2 dengan speed 1066Mhz, karena sistem Gigabyte GA-P35-DQ6 dapat mengunakan kecepatan optimal khususnya untuk overclock. Bandwidth memory akan meningkatkan walaupun mengunakan speed memory yang sama yaitu 1066Mhz. Bandwidth memory naik dari 5.8GB/s dengan speed default 2.4Ghz menjadi 6.5GB ketika dilakukan overclock procesor ke 3.0Ghz dan meningkat mencapai 6.9GB/s setelah kecepatan procesor mencapai 3.3Ghz.

 

 

 
Test 3D Gigabyte GA-P35-DQ6      

 

          

         

 

 

 

Capture benchmark

 

Capture CPUz E6600 2.4Ghz overclock 3.3Ghz

 

Result

Gigabyte GA-P35-DQ6 dapat melindungi investasi anda karena board dipersiapkan bagi procesor Penryn 45nm dengan fitur SSE4. Selain kemampuan tersebut, Gigabyte GA-P35-DQ6 memiliki perlengkapan lebih lengkap khususnya pada teknologi sistem suara 7-1 plus 2 ditambah kompatibelnya chip audio untuk Vista. Sistem pendingin pasif yang lebih baik dengan heatsink GrazyCool dan Silent-pipe, sehingga pemakai tidak perlu pusing dengan suara yang dihasilkan oleh computer. Heatsink dengan sistem Silent-pipe bukan heatsink tempelan yang dipasangkan pada mainboard, tetapi dibuat dengan sistem aliran panas yang berimbang antara tranfer panas dari sistem pendingin chip-set dan mosfet. Dan tidak lupa kami menyebutkan bahwa Gigabyte GA-P35-DQ6 mengunakan standard Ultra-Durable 2, diartikan mainboard ini tahan dengan beban berat dan akan bekerja lebih lama dibandingkan mainboard premium lainnya. Komponen yang membedakan untuk Gigabyte GA-P35-DQ6 adalah sistem Low RDS Mosfet dan Ferrite Core Choke. Kedua penyuplai power bagi procesor mengunakan komponen low power sehingga meminimalkan loss power atau hilangnya daya pada mainboard. Dengan kedua komponen, maka konsumsi sistem power pada Gigabyte GA-P35-DQ6 akan lebih efisien. Untuk overclock standard, Gigabyte GA-P35-DQ6 mampu memberikan kinerja procesor pada FSB 366Mhz lebih mudah dibanding Gigabyte GA-965P-DQ6. Anda tidak memerlukan setting tambahan, dan biarkan seluruh sistem mainboard mengaturnya.

 

*Buat nambah wawasan…

Sumber : http://obengware.com



%d blogger menyukai ini: