Mainboard Gigabyte GA-X48T-DQ6 DDR3

CPU : 
  1. Support for an Intel® Core 2 Extreme processor/ Intel ® Core 2 Quad processor/Intel ®Core 2 Duo processor/ Intel ® Pentium ® processor Extreme Edition/Intel ® Pentium ® D processor/ Intel ® Pentium ® 4 processor Extreme Edition/Intel ® Pentium ® 4 processor/ Intel ® Celeron ® processor in the LGA 775 package
    (Go to GIGABYTE’s website for the latest CPU support list.)
  2. L2 cache varies with CPU
  3. 1600/1333/1066/800 MHz FSB

Chipset : 

  1. North Bridge: Intel ® X48 Chipset
  2. South Bridge: Intel ® ICH9R

Memory : 

  1. 4 x 1.5V DDR3 DIMM sockets supporting up to 8 GB of system memory
  2. Dual channel memory architecture
  3. Support for DDR3 1900/1600/1333/1066/800/MHz, XMP memory modules.

Please refer “Memory Support List” for memory support information.

Audio : 

  1. Realtek ALC889A codec
  2. High Definition Audio
  3. 2/4/5.1/7.1-channel
  4. Support for DTS (dts NEO:PC)
  5. Support for S/PDIF In/Out
  6. Support for CD In

LAN : Realtek 8111C chip (10/100/1000 Mbit)

Expansion Slots : 

  1. 2 x PCI Express 2.0 x16 slots (The PCIE_16_1 slot supports x16; the PCIE_16_2 supports x16.)
  2. 3 x PCI Express x1 slots (share with the PCIE_16_2 slot)
  3. 2 x PCI slots

Storage Interface : 

South Bridge:

  1. 6 x SATA 3Gb/s connectors (SATAII0, SATAII1, SATAII2, SATAII3, SATAII4, SATAII5) supporting up to 6 SATA 3Gb/s devices
  2. Support for SATA RAID 0, RAID 1, RAID 5, and RAID 10

GIGABYTE SATA2 chip:

  1. 1 x IDE connector supporting ATA-133/100/66/33 and up to 2 IDE devices
  2. 2 x SATA 3Gb/s connectors (GSATAIIA, GSATAIIB) supporting up to 2 SATA 3Gb/s devices
  3. Support for SATA RAID 0, RAID 1, and JBOD

iTE IT8718 chip:

  1. 1 x floppy disk drive connector supporting up to 1 floppy disk drive

IEEE 1394 : 

  1. T.I. TSB43AB23 chip
  2. Up to 3 IEEE 1394a ports (2 on the back panel, 1 via the IEEE 1394 bracket connected to the internal IEEE 1394 header)

USB : 

  1. Integrated in the South Bridge
  2. Up to 12 USB 2.0/1.1 ports (8 on the back panel, 4 via the USB brackets connected to the internal USB headers)

Internal I/O Connectors : 

  1. 1 x 24-pin ATX main power connector
  2. 1 x 8-pin ATX 12V power connector
  3. 1 x 4-pin PCIe 12V power connector
  4. 1 x floppy disk drive connector
  5. 1 x IDE connector
  6. 6 x SATA 3Gb/s connectors
  7. 1 x CPU fan header
  8. 2 x system fan headers
  9. 1 x power fan header
  10. 1 x North Bridge fan header
  11. 1 x front panel header
  12. 1 x front panel audio header
  13. 1 x CD In connector
  14. 1 x S/PDIF In header
  15. 1 x S/PDIF Out header
  16. 2 x USB 2.0/1.1 headers
  17. 1 x IEEE 1394a header
  18. 1 x parallel port header
  19. 1 x serial port header
  20. 1 x power LED header
  21. 1 x chassis intrusion header

Back Panel Connectors : 

  1. 1 x PS/2 keyboard port
  2. 1 x PS/2 mouse port
  3. 1 x coaxial S/PDIF Out connector
  4. 1 x optical S/PDIF Out connector
  5. 8 x USB 2.0/1.1 ports
  6. 2 x IEEE 1394a ports
  7. 2 x RJ-45 port
  8. 6 x audio jacks (Center/Subwoofer Speaker Out/Rear Speaker Out/Side Speaker Out/Line In/Line Out/Microphone)

I/O Controller : iTE IT8718 chip

H/W Monitoring : 

  1. System voltage detection
  2. CPU/System temperature detection
  3. CPU/System/Power fan speed detection
  4. CPU overheating warning
  5. CPU/System/Power fan fail warning
  6. CPU fan speed control

BIOS : 

  1. Supports QuadBIOS
  2. 2 x 8 Mbit flash ROM
  3. Use of licensed AWARD BIOS
  4. PnP 1.0a, DMI 2.0, SM BIOS 2.4, ACPI 1.0b.

Unique Features : 

  1. Support for Dynamic Energy Saver
  2. Support for @BIOS
  3. Support for Download Center
  4. Support for Q-Flash
  5. Support for EasyTune
  6. Support for Xpress Install
  7. Support for Xpress Recovery2

Form Factor : ATX Form Factor; 30.5cm x 24.4cm

 

Gigabyte X48T-DQ6 DDR3


Board

Seperti dikutip dari obengware.com, Gigabyte X48T-DQ6 adalah sebuah board kelas premium dengan chipset X48 dan fitur DES. Sekilas pengunaan chipset X38 dengan X48 tidak banyak berbeda. Perubahan chipset X48 hanya berbeda dengan dukungan penuh FSB procesor 1600Mhz.

Tetapi ada perubahan cukup besar dari disain Gigabyte X48T-DQ6 dengan memory DDR3. Fitur board sudah dilengkapi dengan fitur DES atau Dynamic Energy Saver. Gigabyte X48T-DQ6 nantinya dapat mengatur konsumsi power secara otomatis. Artinya pengunakan power dapat lebih dihemat, tanpa mengurangi kecepatan procesor itu sendiri. Kombinasi dari komponen berkualitas tinggi dengan mengkonsumsi power rendah ditambah DES, membuat pemakaian power lebih hemat dibandingkan board lain.

Perlengkapan Gigabyte X48T-DQ6

Gigabyte X48T-DQ6 lebih banyak memiliki perlengkapan device luar. Seperti perlengkapan SATA kabel sudah disiapkan pada paket Gigabyte X48T-DQ6.

Disain kabel SATA yang ada untuk kabel internal. Dibuat khusus dengan bentuk L agar tidak terlalu menonjol keluar ketika dipasang pada harddisk.

Bagian panel belakang board

Penempatan port Gigabyte X48T-DQ6 dibuat lebih banyak pada posisi belakang panel board.

Tersedia 8 USB port langsung dapat dihubungkan pada panel belakang mainboard, dipastikan cukup untuk 8 hardware yang membutuhkan koneksi USB port. 2 Ethernet port dan 2 Firewire melengkapi board ini. Sedangkan koneksi Audio dari chip controller sudah disediakan untuk optical dan Coex sebagai digital output

Komponen lain pada chip, mengunakan tipe tertinggi dari Realtek sound card tipe 889A. Ethernet sudah dilengkapi untuk 2 buah Gigabit LAN dari Realtek 8111C (gambar kanan) dan PLL generator chip 9LPRS914EKL. Seluruh komponen capasitor board, sudah mengunakan jenis solid capasitor.

 

Perubahan disain heatsink untuk board X48T-DQ6

Bagian dalam board

Gigabyte X48T-DQ6 menempatkan perangkat internal seperti port SATA, USB, Firewire, LPT. External jack penting seperti USB masih tersisa 4 port lagi dengan 2 port dari untuk tambahan external panel, sedang Firewire tersisa 1 buah port dari internal board

Power fan. 5 power dari mainboard disediakan pada PCBoard. 2 buah jack port power fan untukjenis 3 kabel tersedia untuk fan chip-set, power fan dan power supply. 2 jack power fan dengan 4 pin nantinya dapat digunakan untuk power fan procesor dan system.

Sistem heatsink GrazyCool sedikit berubah untuk Gigabyte X48T-DQ6

Gigabyte X48T-DQ6 tidak memasangkan langsung plat heatsink pada bagian bawah mainboard. Sedikit berbeda dibandingkan generasi mainboard sebelumnya seperti P35 dan X38 kelas DQ6, untuk heatsink X48T-DQ6 dibagian bawah disediakan sebagai option.

Belum diketahui mengapa heatsink tambahan untuk pendingin dibawa akhir dilepas sebagai perlengkapan tambahan. Ada alasan lain untuk dijadikan dasar mengapa heatsink tersebut dibuat terpisah dan tidak dipasang oleh pabrik Gigabyte.

Cukup sederhana alasannya, jika anda ingin mengunakan heatsink premium untuk pendingin procesor. Maka disain GrazyCool akan menyulitkan pemasangan heatsink penganti seperti heatsink premium. Beberapa disain heatsink premium mengunakan penampang bagian bawah biasanya belum tentu dapat digunakan bagi board seri DQ6. Gigabyte X48T-DQ6 sepertinya melihat kendala yang dihadapi para pengemar overclock dan memberikan heatsink tambahan sebagai option.

Plat cooler tambahan sebenarnya hanya menutupi bagian procesor saja , dan tidak menutup bagian chip-set utama. Sedangkan gambar kedua adalah bagian bawah mainboard terlihat tanpa heatsink tambahan. Dengan board X48T-DQ6, menganti heatsink standar ke heatsink premium sangat dimungkinkan. Dan heatsink tambahan hanya perlu dipasang bila mengunakan stock heatsink dari procesor.

 

Untuk menutupi kekurangan kemampuan heatsink cooling, Gigabyte X48T-DQ6 juga merubah panjang ukuran heatsink yang menempel pada bagian kepala chipset. Fungsinya untuk mengantikan hilangnya kemampuan pendingin dibagian bawah dan tetap dapat diredam pada heatsink bagian atas.

 

Fitur XMP BIOS Gigabyte X48T-DQ6

Setup BIOS Gigabyte X48T-DQ6 memiliki kontrol seperti multiplier procesor (khusus untuk core Conroe atau lebih tinggi), FSB, PCIe clock, timing memory dan voltage untuk procesor, chip-set, PLL dan lainnya

Ada bagian penting pada BIOS Gigabyte X48T-DQ6 yang membedakan dengan mainboard DDR2. Gigabyte X48T-DQ6 dengan DDR3 memiliki 1 option khusus untuk pemakaian XMP memory. Setting BIOS untuk Extreme memory Profile / XMP hanya berlaku bila dipasangkan dengan memory DDR3 XMP. Bila digunakan jenis memory XMP, maka board akan mengunci kecepatan multiplier procesor serta FSB memory menjadi 400Mhz (default antara 266 atau 333Mhz).

Merubah option BIOS standar ke XMP, maka board akan merubah secara otomatis kecepatan procesor dari 333Mhz ke speed 400Mhz (misalnya board mengunakan tipe E8000 dengan FSB 333 / 1333Mhz akan berubah ke FSB 400 / 1600Mhz). Setup tersebut merubah kecepatan dan multiplier procesor secara otomatis tetapi tidak otomatis meningkatkan kecepatan asli dari procesor itu sendiri

Tingkat kecepatan 400Mhz ditujukan untuk meningkatkan perbandingan memory sampai 800Mhz atau kecepatan 1600Mhz DDR3 untuk berbanding lurus dengan kecepatan procesor. Uniknya ketika procesor dipacu dengan FSB 400Mhz (dari default 333Mhz), maka multiplier procesor akan terkunci menjadi 7.5X (tergantung dari masing masing multiplier procesor).

Seperti tampilan gambar dibawah ini, kecepatan procesor yang diuji adalah E8500, dengan default 3Ghz untuk multiplier 9X ( 333Mhz X 9 = 2.999Ghz) . Ketika procesor mengunakan option XMP memory, maka kecepatan multiplier juga diturunkan menjadi 7 X dengan tambahan 0.5X menjadi 7.5X. Sementara FSB dikunci menjadi 400Mhz agar menghasilkan clock speed memory yang sama seperti procesor awal.

Hasilnya kecepatan procesor akan bekerja tetap dengan perkalian 7.5 x 400Mhz menjadi 3Ghz. Karena FSB clock dikunci pada speed 400Mhz, maka memory akan bekerja untuk FSB 800Mhz (DDR-1600). Perubahan setting XMP hanya meningkatkan kinerja board untuk memory, dan board akan dapat membaca setting untuk memory seperti kecepatan latency XMP yang ada.

 

Setting alternatif kedua adalah Profile1. Setup ini sebagai alternatif untuk mempertahankan kemampuan board dengan fitur pilihan XMP (gambar bawah). Sayangnya fitur alternatif tersebut memang masih kalah cepat dibandingkan setup Auto XMP yang ada.

Plus minus dari fitur XMP

Intel menempatkan fitur XMP untuk memory DDR3. Tetapi ada kelebihan dan kekurangan dengan kemampuan untuk memory XMP. Kecepatan memory dapat langsung dibaca oleh BIOS bila memory DDR3 memiliki fitur XMP

Kelebihan dengan option XMP sangat berdampak pada kinerja computer dibanding pengunakan setting biasa. Kinerja computer lebih meningkat, karena procesor dan memory serta chip-set bekerja pada kecepatan diatas rata rata. Seperti peningkatan dari FSB 333Mhz ke 400Mhz tentu akan meningkatkan kemampuan seluruh hardware. Bandwidth memory menjadi lebih cepat karena bekerja pada clock tinggi, ditambah kinerja procesor lebih responsif.

Keuntungan lain dengan memory XMP, penguna Gigabyte X48T-DQ6 tidak perlu melakukan tweak dari latency memory. Karena setting sudah diberikan berapa besaran dari latency yang bisa diterima oleh memory ke sistem BIOS computer.

Seperti hasil diteksi dari CPUz, kecepatan procesor E8500 dengan 3Ghz dengan FSB 333Mhz akan dipacu mencapai 400Mhz agar menghasilkan kecepatan untuk memory dengan 400Mhz X 2 =800Mhz atau DDR3-1600.

Kecepatan memory pada FSB 400 atau pengunakan memory PC3-1600 dapat langsung dicapai bila computer dilakukan setup untuk XMP. Hasilnya bandwidth memory mampu melewati 8000MB/s tanpa memerlukan setting manual. Sementara dengan kecepatan procesor yang sama tetapi setting memory tanpa XMP akan lebih rendah dan menghasilkan kecepatan dibawah seting XMP

 

Sisi kekurangan dengan option XMP pada BIOS. Option XMP hanya diterima bila computer mengunakan tipe memory XMP. Kendala lain adalah masih jarang memory kelas value yang memiliki fitur XMP atau alternatif mengunakan memory premium.

Bila penguna computer ingin memacu kecepatan computer dengan overclock. Option XMP akan sulit digunakan, dan lebih baik mengunakan setting manual yang fleksibel.

Test bed

  • CPU : Intel Core 2 Duo E6600 2.4Ghz, Intel E8500 3.16Ghz
  • Cooler: Corsair Nautilus 500
  • Memory : Corsair DDR3-1600 XMP 2GB / CMX3X1024-1600C7DHXIN 7-7-7-20 X 2
  • VGA : Sapphire HD 2900XT
  • Power : Corsair HX 520
  • Harddisk : Hitachi 250B SATA, Seagate 12GB SATA data

 

Pengujian dengan E6600 dan E8500

Untuk test Gigabyte X48T-DQ6 hanya mengunakan option non XMP. Untuk kecepatan overclock sedikit diberikan tambahan power bagi Vcore procesor. Memory juga disesuaikan dengan kebutuhan dari Corsair CMX3X1024-1600-C7DHXIN sebesar 1.9v.

  

 

Memacu board Gigabyte X48T-DQ6 dengan overclock, rupanya cukup memberikan beban pada memory Corsair. Pada kecepatan 4Ghz dari E8500, kebutuhan bandwidth melewati batas 8.000GB/s. Sebaiknya diperhatikan bila penguna Gigabyte X48T-DQ6 tidak mengunakan jenis memory premium, untuk menurunkan multiplier memory bila mengunakan seri E8000 dengan kecepatan overclocking.

 

Memacu procesor tentu akan menghemat waktu pekerjaan. Pada gambar dibawah ini untuk test encoding file dari software WinAVI untuk mengkonversi file DivX dan TMPGenc untuk merubah file DivX ke format DVD MPEG. Memacu procesor diatas batas standar akan menghemat waktu pengolahan dari sebuah aplikasi

 

Benchmark 3D dan capture overclock

 

Hasil test 3D memiliki score berbeda beda, terkadang membuat kinerja VGA lebih rendah. Hal ini disebabkan kecepatan multiplier memory harus diturunkan bila memacu procesor diatas kecepatan standar.

Dibawah ini capture dari CPUz untuk E8500, dengan overclock mencapai 4.0Ghz.

 

Teknologi Power Saver / DES

Board Gigabyte terbaru memiliki fitur Dynamic Energy Saver / DES. Fungsi DES adalah menurunkan konsumsi power procesor dengan mematikan sebagian phase power yang tidak dibutuhkan. Penghematan power sedikit berdampak bagi kemampuan procesor itu sendiri, tetapi dapat memaksimalkan kebutuhan power dengan pengaturan phase power yang perlu aktif saja.

Misalnya dalam kondisi computer idle, phase power yang aktif hanya 4 buah dari 12 buah phase untuk tipe board DQ6. Ketika kebutuhan power meningkat maka phase lainnya akan terbuka sampai 8 buah, sementara 4 phase lainnya tetap diposisi stand-nya.

Untuk board Gigabyte DQ6 memiliki sistem 6 phase secara virtual menjadi 12 phase. Banyaknya phase power dari sebuah board tentu akan mampu memberikan kestabilan suplai power yang cukup. Sayang terlalu banyak phase power akan memboroskan energi yang digunakan. Software DES inilah yang nantinya mengatur kebutuhan power untuk procesor.

Meng-aktifkan DES cukup mengunakan software DES. Penguna cukup mengaktifkan software DES, dan sistem akan bekerja mengatur secara otomatis berapa banyak phase yang perlu bekerja.

Screen Capture Dynamic Energy Saver

 

 
Indikator phase yang aktif juga tampak pada 12 LED yang ada didalam mainboard. Phase power akan menyala ketika software DES diaktifkan. Indikator setiap lampu LED yang aktif menunjukan phase power yang sedang aktif

Untuk menguji apakah sistem DES memang benar dapat menghemat power. Konfigurasi yang digunakan pada data dibawah ini :

  • CPU : Intel Core 2 Duo E6600 2.4Ghz, E8500 3.16Ghz
  • Cooler: Corsair Nautilus 500
  • Memory : Corsair XMS DDR3-1600 2GB (install pair)
  • VGA : Gigabyte X600XT
  • Power : Corsair HX 520
  • Drive : Hitachi 250B SATA, Seagate 120GB ATA data, DVD burner
  • Fan : 3 Fan external

Test dilakukan dengan 2 procesor berbeda. Untuk pemakaian power E8500 tanpa DES membutuhkan konsumsi power 162W dari total kebutuhan power listrik untuk sistem computer. Sedangkan dengan fitur DES hanya membutuhkan 146W. Artinya computer sudah dapat berhemat sampai 16W. E6600 juga mengalami penghematan, dari sistem computer tanpa mengaktifkan DES membutuhkan power 156.2W , sedangkan dengan DES menurun menjadi 147.4W.

 

 

 

Kelemahan sistem DES tetap ada.

Setting DES tidak berlaku bagi pemakaian overclock. Bila software DES menditeksi kecepatan abnormal dari procesor (seperti overclock), maka software akan menolak bekerja dan meminta dikembalikan pada kecepatan normal.

Result

Gigabyte X48T-DQ6 adalah mainboard sangat lengkap. Fitur DDR3 dengan XMP, teknologi cooling dari Heatpipe, disain board dengan 12 phase untuk ketahanan suplai power bagi procesor, dan kemampuan penghematan energi dengan mematikan phase power yang tidak diperlukan langsung melalui Software DES.

Dampak fitur DES memang tidak terlalu besar disamping sedikit efek samping pada performa dari sistem computer. Tetapi adanya fitur penghematan tentu diperlukan oleh sebuah sistem computer dari pada harus memboroskan energi untuk computer saja.

Bagi mereka yang ingin mengunakan computer dengan kecepatan standar dengan peningkatan performa, disarankan memilih option XMP untuk mendapatkan sistem computer lebih tinggi. Dengan sistem XMP pada memory dan BIOS, clock speed FSB procesor dengan memory menjadi meningkat drastis. Walaupun kinerja procesor masih bekerja pada kecepatan yang sama.

Sayangnya untuk overclock sistem ini mungkin belum memadai bila mengunakan fitur XMP. Memilih memory dengan kecepatan tinggi akan lebih fleksibel dibandingkan menatkfikan fitur XMP. Hasil dengan overclock nantinya akan mendapatkan 2 kombinasi peningkatan performa yaitu kecepatan procesor yang meningkat, ditambah hasil bandwidth memory akan setara dengan kemampuan XMP.

Untuk penilaian , Gigabyte X48T-DQ6 memiliki banyak option diluar perkiraan sebelumnya.   

*Buat nambah wawasan…

Sumber : http://obengware.com



%d blogger menyukai ini: