Truk kontainer Cisco mampir ke Indonesia

Vendor infrastruktur jaringan TI Cisco, mendatangkan truk kontainer berisi teknologi komunikasi jaringan teranyarnya ke Indonesia.

Selasa 13 Januari 2008, Cisco memperkenalkan kepada publik Indonesia, truk Cisco Express, sebuah truk berisi peranti-peranti showcase yang mampu mendemonstrasikan berbagai teknologi jaringan terbaru Cisco.

“Truk ini berupaya untuk menjembatani ketertinggalan pengetahuan terhadap teknologi jaringan antara kota-kota metropolitan, dengan daerah-daerah pinggiran,” ujar Christian Hentschel, Managing Director Asian Emerging Country Cisco, yang juga adalah seorang penggagas Cisco Express.

Seperti dilansir dari vivanews.com, kedatangan truk kontainer ini merupakan bagian dari tur keliling Asia bertajuk Cisco Express NoW (Network on the Wheel), yang sudah dimulai sejak tahun lalu.

Di dalam truk tersebut, Cisco memperagakan berbagai teknologi jaringannya, antara lain Cisco Unified Communications, Cisco Mobility Solution, IP Interoperablility Collaboration Systems (IPICS), Cisco Connected Real Estate (intelligent building solutions), dan Digital Media Systems.

Dengan Unified Communications, seseorang bisa memiliki satu nomor id yang bisa diaplikasikan ke berbagai jenis telepon secara bersamaan, mulai dari telepon meja, telepon internet (IP phone), dan telepon selular secara bersamaan. 

Selain itu, dengan aplikasi WebEx, pengguna komputer yang terhubung ke Internet, atau pemilik perangkat mobile seperti iPhone juga bisa melakukan rapat jarak jauh (telekonferensi), berbagi file presentasi, atau bahkan mengubah-ubah file itu secara interaktif, dengan software Meeting Place.

Yang menarik, dengan perangkat IPICS (semacam router), seseorang yang menggunakan Handie Talkie (HT) yang beroperasi dengan sistem radio, bisa terhubung dengan perangkat komunikasi seperti telepon atau komputer melalui saluran internet.

“Dengan perangkat komunikasi yang sudah ada seperti HT, seseorang Satpam di Aceh bisa terhubung dengan satpam di Papua, untuk melakukan koordinasi keamanan,” ujar Irfan Setiaputra, Managing Director Cisco Indonesia. 

Teknologi-teknologi itu, kata Chrsitian, merupakan wujud dari visi Cisco untuk mengembangkan teknologi jaringan yang berfokus mengkombinasikan data suara dengan video, dengan aspek mobilitas.

Sebenarnya, truk Cisco Express sudah tiba di Jakarta sejak pertengahan Desember lalu. Sebelum diperlihatkan kepada publik, truk ini digunakan Cisco untuk training-training internal.

Rencananya, truk yang nilainya lebih dari USD 1 juta (sekitar Rp 11 miliar) dan panjangnya sekitar 12 meter (40 kaki) itu, akan berada di Jakarta (Hotel Dharmawangsa, Hotel Sultan, dan Universitas Indonesia) hingga 23 Januari 2009. 

Cisco Express – NoW, juga akan menyambangi ITB pada 27-30 Januari 2009. Sebelum ke Indonesia, Cisco Express sudah mampir ke berbagai negara Asia lain, seperti Singapura, Thailand, Filipina, Malaysia, Vietnam, dan Taiwan. 

Selama tur Asia, truk ini telah dinaiki oleh sekitar 13 ribu pengunjung. Menurut Christian, truk ini mampu terhubung dengan internet melalui koneksi satelit, jaringan selular (GSM), dan wireless LAN (WiFi). 

Dengan generator miliknya, Cisco Express mampu bekerja selama tiga hari berturut-turut secara non-stop. Oleh karenanya, “Truk ini sangat cocok untuk beroperasi di daerah musibah, seperti gempa, di mana sumber listrik tak tersedia,” kata Christian.

Sumber : vivanews.com

Truk kontainer Cisco mampir ke Indonesia

Vendor infrastruktur jaringan TI Cisco, mendatangkan truk kontainer berisi teknologi komunikasi jaringan teranyarnya ke Indonesia.

Selasa 13 Januari 2008, Cisco memperkenalkan kepada publik Indonesia, truk Cisco Express, sebuah truk berisi peranti-peranti showcase yang mampu mendemonstrasikan berbagai teknologi jaringan terbaru Cisco. Lanjut Baca »



%d blogger menyukai ini: