Bisnis TI Yang Tetap Kincling

Yeah… hampir di berbagai tempat penjualan komputer mengalami penurunan akibat krisis global, tapi bukan berarti semua bisnis TI ikut lesu. Ada beberapa yang tetap cerah. Salah satu bisnis yang akan bersinar pada tahun ini adalah digital printing atawa cetak digital. Kok bisa…?

Well…, tahun ni ada hajatan nasional yang namanya pemilihan umum. Semua partai politik dan poli-tikus sibuk beriklan. Spanduk, baliho, sampai foto calon legislatif (yang dimanis-maniske) dan calon presiden juga bakalan dengan mudah kita temui mulai dari jalan utama sampe masuk kampung-kampung.

Pos pengeluaran untuk mendongkrak popularitas selebz-pol ini mencapai 60% dari total belanja partai politik. Ditambah aksi narsis masing-masing caleg, yang bakal ramai saat kampanye, perputaran uang bakal semakin deras.

Well…, weleh-weleh kalo anda berminat dengan bisnis ini, belum ada kata terlambat. Modal yang anda keluarin agak besar karena perlengkapan usaha harus dibeli dengan dolar. Tapi gak usah kawatir karena momentumnya pas didepan mata.

Di bidang TI lainnya, bisnis software juga bakal diyakini ama Mbah Kuncen bakalan tumbuh. Karena yang menggerakkan konsumen beli produk ini adalah kebutuhan. Software pulsa, software mini market, rumah sakit, koperasi simpan pinjam dll akan tetap laku selama ada pendirian usaha tersebut.

Masih menurut Mbah Kuncen yang tak boleh dipandang sebelah mata pada tahun Kerbau ni adalah bisnis warnet. Peluangnya masih terbuka lebaaar kenapa? karena masyarakat yang melek internet makin banyak dan beragam. Dengan membayar Rp. 2.000-Rp.2.500 per jam (ni rata-rata di Solo lho ya..) orang dah bisa ngenet. Cara ini boleh dibilang masih murah dibanding cari koneksi sendiri, yang harus nyediain PC/netbook, modem dll.

Mbah Kuncen juga melihat kalo bisnis game online yang tumbuh bak jamur di musim penghujan juga membuat usaha warnet tetap kincling bersinar. Konsumen warnet dari kalangan gamers ni biasanya kebal krisis karena sumber pendanaan mereka dari orang tua, sesulit apapun kondisi ekonomi, ni para gamers bakalan tetep nyempat-nyempatin main. Meski dibuat area hotspot gratisan yang membentang di sepanjang Jalan Slamet Riyadi Solo mulai dari Purwosari sampe Gladag tak serta merta menyurutkan pasar warnet. Kenapa? Karena tidak semua orang bisa beli laptop termasuk saya D

Sumber : Mbah Kuncen habis baca-baca mingguan Kontan di City Walk


  1. Antok

    Malem mbah kunceen,….
    Saya antok di jogja. Mau nanya,kalo di solo tu usaha game online kira-kira prospeknya gimana? N jumlah usaha game online di solo udah jamur banget blom? Trus gamer di solo banyak ap nggak?

    Kira-kira bagus mana prospeknya, warnet ato game online??
    Makasih atas bantuanya,…saya tunggu balasanya di email saya (antoks_1983@yahoo.co.id) thanks




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: